Kanoman Batik
Batik Peranakan Cirebon
BAHAN POLA KEMEJA WAYANG CIREBON
Rp2.500.000
– Jenis: Bahan Pola Kemeja Batik Tulis
– Motif: Bahan Pola Kemeja Wayang Cirebon
– Ukuran: 270 × 110 cm
– Kategori: Vintage Collection
– Teknik: Premium Batik Tulis Handmade
– Harga: Rp 2.500.000
—
### Filosofi (Bahasa Indonesia)
Bahan pola kemeja dengan motif batik “Wayang” ini kaya akan makna filosofis. Kata “Wayang” sendiri berasal dari “wewayangan”, yang menyimbolkan bayangan atau cerminan kehidupan. Secara keseluruhan, motif ini menyimbolkan sifat-sifat manusia, nilai-nilai moral, dan doa mengenai perjalanan hidup. Beberapa makna khusus yang terkandung di antaranya: Motif Semar yang merepresentasikan kebijaksanaan, kerendahan hati, serta sifat pelindung dan pengayom, di mana karakter Semar mengajarkan manusia untuk menjadi penasihat yang bijak dan berhati seluas samudra. Motif Punakawan (Gareng, Petruk, Bagong) menyimbolkan kesederhanaan dan kedekatan dengan rakyat jelata, sekaligus menjadi pengingat bahwa kehidupan mencakup humor serta spektrum suka dan duka yang utuh. Motif Ksatria (Arjuna, Rama) menyimbolkan keberanian, keteguhan, dan perjuangan dalam menegakkan kebenaran. Serta motif Gunungan (Kayon) yang merepresentasikan keseimbangan alam semesta serta siklus kelahiran, kehidupan, dan kematian.
### 哲学 (Mandarin / 中文)
这款带有“Wayang”(皮影戏)蜡染纹样的衬衫面料图案蕴含着丰富的哲学意义。“Wayang”一词源自“wewayangan”,意为身影或人生的倒影。总体而言,该纹样象征着人性、道德价值观以及关于人生旅程的祈祷。其中包含的一些具体寓意如下:塞马尔(Semar)纹样代表着智慧、谦逊以及保护与滋养的天性,塞马尔的角色教导人们成为明智的谋士,拥有海纳百川的心胸。punakawan纹样(加雷格、佩特鲁克、巴贡)象征着简朴与贴近普通民众,同时提醒人们生活既包含幽默,也包含喜怒哀乐的全谱。骑士纹样(阿周那、罗摩)象征着勇气、坚定以及捍卫正义的斗争。Gunungan(Kayon,山形/生命树)纹样则代表着宇宙的平衡,以及出生、生活和死亡的循环。
### Philosophy (English)
This shirt pattern material with the “Wayang” batik motif is rich in philosophical meaning. The word “Wayang” itself derives from “wewayangan”, signifying a shadow or a reflection of life. Overall, this motif symbolizes human traits, moral values, and prayers regarding the journey of life. Here are some specific meanings associated with it: The Semar motif represents wisdom, humility, and a protective, nurturing nature; the character of Semar teaches people to be wise counselors and to possess a heart as vast as the ocean. The Punakawan motif (Gareng, Petruk, Bagong) symbolizes simplicity and closeness to the common people, while serving as a reminder that life encompasses both humor and the full spectrum of joys and sorrows. The Knight motif (Arjuna, Rama) symbolizes courage, steadfastness, and the struggle to uphold righteousness. The Gunungan (Kayon) motif represents the balance of the universe, and the cycle of birth, life, and death.












