KAIN TULIS SWASTIKA

Rp40.000.000

– Jenis: Sarung Batik Tulis
– Motif: Swastika (Banji)
– Ukuran: 270 × 160 cm
– Kategori: Vintage Collection
– Teknik: Premium Batik Tulis Handmade
– Harga: Rp 40.000.000

### Filosofi (Bahasa Indonesia)
Motif batik “Swastika” memiliki makna filosofis yang berasal dari Bahasa Sanskerta yang berarti “dalam keadaan sejahtera” atau melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Di Indonesia, khususnya dalam tradisi batik Pesisiran dan Keraton, motif Swastika sering disebut sebagai motif “Banji” (varian gubahan motif Swastika India yang mendapat pengaruh budaya Tionghoa). Simbol sakral ini sangat berakar dalam tradisi Hindu dan Buddha, melambangkan keharmonisan alam, siklus kehidupan yang abadi, serta doa untuk kemakmuran. Motif ini dicirikan dengan ornamen geometris berupa garis-garis yang saling berpotongan, bentuk menyerupai huruf “Z”, serta pola zig-zag yang saling berlawanan.

### 哲学 (Mandarin / 中文)
“Swastika”(卍字)蜡染纹样蕴含着深刻的哲学意义,源自梵语,意为“处于福祉状态”或象征着好运与繁荣。在印尼,特别是在沿海(Pesisiran)和王宫(Keraton)的蜡染传统中,Swastika通常被称为“Banji”(万字)纹样,它是印度Swastika纹样经中国文化影响改良后的风格化变体。这一神圣符号根植于印度教和佛教传统,象征着自然和谐、永恒的生命轮回以及对繁荣的祈愿。该纹样的特征是具有相交线条、类似“Z”字形形状以及相对折线等几何装饰。

### Philosophy (English)
The “Swastika” batik motif holds deep philosophical significance, deriving from a Sanskrit word meaning “in a state of well-being” or signifying good fortune and prosperity. In Indonesia, particularly within Pesisiran and Keraton (royal palace) batik traditions, Swastikas are often referred to as the “Banji” motif, which is a stylized variant of the Indian Swastika influenced by Chinese culture. This sacred symbol is deeply rooted in Hindu and Buddhist traditions, representing natural harmony, the eternal cycle of life, and prayers for prosperity. This motif is characterized by geometric ornaments in the form of intersecting lines, shapes resembling the letter “Z,” and opposing zig-zags.

Categories: ,